Friday, October 10, 2014
Peran Mahasiswa dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara oleh Avista D.
Kata mahasiswa mempunyai arti yang sangat luas. Ada yang mengatakan, mahasiswa adalah orang yang mempunyai predikat tertinggi setelah siswa. Ada juga yang mengatakan orang yang sedang menuntut ilmu di perguruan tinggi. Mahasiswa, terdiri dari 2 kata yaitu maha yang berarti besar, dan siswa yang berarti orang yang sedang melakukan pembelajaran. Jadi menurut saya, mahasiswa adalah orang yang terdaftar sebagai murid di perguruan tinggi, memiliki KTM, dan diakui oleh pemerintah serta mampu mencari ilmu sendiri karena sudah besar dengan tujan untuk mempersiapkan diri menjadi calon intelektual atau cendekiawan muda dalam suatu lapisan masyarakat yang sering kali syarat dengan berbagai predikat.
Telah kita ketahui bahwa Negara Indonesia terdiri dari berbagai pulau-pulau, dengan demikian tidak menutup kemungkinan bahwa di negara kita terdapat keanekaragaman bahasa, kemajemukan anutan agama, etnis dan bahkan perbedaan rasial, merupakan kekayaan budaya bangsa kita yang tidak ternilai harganya. Namun, sebagai anak bangsa telah bersumpah untuk bersatu nusa, satu bangsa dan bahasa persatuan adalah bahasa Indonesia. Artinya, bahasa Indonesia itu adalah bahasa persatuan, bukan satu-satunya bahasa yang diakui oleh bangsa dan negara. Kita koreksi kesalahpahaman itu dengan menegaskan kembali bahwa kita harus bersatu sebagai bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan semboyan “bhineka-tunggal-ika”. Kata perubahan sangat melekat sebagai identitas mahasiswa. Mahasiswa diharapkan mampu memberikan perubahan kepada bangsa ini, dan dari mahasiswalah selaku pewaris munculnya berbagai gerakan perubahan positif yang luar biasa dalam lembar sejarah kemajuan bangsa dan negara ini. Sejarah telah menorehkan dengan tinta emas, bahwa pemuda khususnya mahasiswa berperan dalam perubahan di negeri kita, berbagai peristiwa besar di dunia selalu identik dengan peran mahasiswa. Di Indonesia, berawal dari gerakan Boedi Oetomo yang mempunyai tujuan “kemajuan yang selaras buat negeri dan bangsa” telah lahir dan mampu memberikan warna perubahan yang positif terhadap perubahan gerakan kemahasiswaan untuk kemajuan bangsa Indonesia.
Mahasiswa selalu melahirkan pemikiran yang kritis, demokratis dan konstruktif, sebagai mahasiswa mungkin kita bertanya-tanya, sebenarnya apa fungsi mahasiswa, mahasiswa merupakan kaum akademis yang memiliki tiga fungsi utama. Pertama, mahasiswa sebagai penyampai kebenaran atau agent of social control. Kedua, mahasiswa sebagai agent of change atau agen perubahan. Ketiga, mahasiswa sebagai generasi penerus masa depan atau iron stock. Mahasiwa tidak hanya menyandang sebagai kaum akademis tetapi juga sebagai kaum yang memikul tanggung jawab lebih yaitu tanggung jawab untuk memikirkan dan mengembangkan tujuan bangsa. Tetapi untuk memerankannya kita sebagai mahasiswa tidak harus bertindak seperti kaum yang tidak punya intelektual seperti demo, membuat kerusuhan, bentrok dan lain sebagainya. Justru dengan tindakan seperti itu masyarakat justru tidak akan berempati terhadap kita, karena mereka menganggap bahwa mahasiswa sekarang kebanyakan hanya membuat kerusuhan, mereka mempunyai pemikiran tersebut karena sering melihat di televisi tentang pemberitaan tersebut. Padahal sebenarnya mahasiswa hanya ingin menyampaikan aspirasi mereka dan menyerukan pendapat-pendapat mereka, tetapi hanya saja caranya salah. Sehingga sebagai kaum akademis tidak sepantasnya melakukan tindakan tersebutkarena itu sama halnya dengan mencoreng muka kita sendiri. Kesimpulannya, sebagai mahasiswa tugas kita tidak hanya duduk di depan meja mendengarkan dosen berbicara, tetapi kita punya peran lebih yaitu sebagai kaum yang nantinya akan menjadi pembaharu bangasa. Sebagai kaum yang akan menjadi penerus bangsa ini karena kalau bukan dari mahasiswa siapa lagi yang akan mewarisi bangsa yang penuh dengan potensi ini, kita sebagai mahasiswa nantinya harus bisa memaksimalkan kekayaan di bumi pertiwi ini, sekalipun bangsa ini memiliki keanekaragaman dalam berbagai hal tetapi itu bukan menjadi penghalang tetapi harus dibalik sebagai senjata persatuan untuk menyatukan bangsa ini dalam satu wadah yang utuh. Kita tidak boleh retak, kita harus bersatu untuk membangun bangsa yang kuat dan maju. Jadi sebagai mahasiswa kita harus menunjukkan dan menjalankan peran kita seutuhnya, kita harus mencontoh mahasiswa dimasa lampau yang rela mengorbankan nyawanya sendiri untuk perubahan bangsa ini. jangan sia-siakan nyawa mereka dengan berhenti, tetapi hargai nyawa mereka dengan terus bergerak demi perubahan kearah yang lebih baik. Gerakan perjuangan Mahasiswa Indonesia tidak boleh berhenti sampai kapanpun ,gerakan perjuangan mahasiswa saat ini tidak hanya dengan bergerak bersama-sama untuk berdemonstrasi dan berorasi dijalan-jalan saja, akan tetapi wahai para “agent of change”, cobalah untuk bertindak bijak dengan intelektualisme, idealisme, dan keberanian mu untuk bisa senantiasa menanamkan ruh perubahan yang ada dalam dirimu untuk bisa memberi kebaikan dan berperan besar serta bertanggung jawab untuk memberikan kemajuan bangsa dan Negara Indonesia.
Daftar Pustaka
Anonim. 2012. Pengertian Definisi Mahasiswa. dalam http://definisipengertian.com/2012/pengertian-definisi-mahasiswa-menurut-para-ahli/, diakses hari Senin 22 September 2014.
Anonim. 2013.Peran Mahasiswa dalam Keidupan. dalam http://sulambenangdisini.blogspot.com/2013/04/peran-mahasiswa-dalam-kehidupan.html, diakses hari Senin 22 September 2014.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment