Friday, October 10, 2014

Peran Mahasiswa dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara oleh Dini Oktaviani

Dalam kehidupan bermasyarakat, mahasiswa menjadi suatu komunitas unik yang khas, bahkan ada yang mengatakan sebagai suatu yang aneh. Karena mahasiswa secara historis telah mencatatkan kaki dalam sejarah perubahan, menjadi garda terdepan, dan motor penggerak perubahan. Komunitas mahasiswa dikenal dengan jiwa militannya dan pengorbanan yang tak kenal lelah mempertahankan idealismenya, yang lebih substansial lagi, mahasiswa mampu berada sedikit di atas kelas masyarakat karena dengan kesempatan dan kelebihan yang dimilikinya.

Mahasiswa selalu identik dengan “agent of change” kata-kata perubahan selalu menempel dengan erat sebagai identitas mahasiswa. Dari mahasiswalah diharapkan mampu melakukan perubahan dan pembaharuan dalam segala bidang di negeri ini. Dari mahasiswalah selaku pewaris peradaban munculnya berbagai gerakan perubahan positif yang luar biasa dalam lembar sejarah kemajuan bangsa dan Negara ini. Sejarah telah menorehkan dengan tinta emas, bahwa pemuda khususnya mahasiswa berperan dalam perubahan di negeri kita, berbagai peristiwa besar di dunia selalu identik dengan peran mahasiswa.

Peran mahasiswa terhadap bangsa dan negeri ini bukan hanya duduk di depan meja dan mengarkan dosen berbicara, akan tetapi mahasiswa juga mempunyai berbagai perannya dalam melaksanakan perubahan untuk bangsa Indonesia, peran tersebut adalah sebagai generasi penerus yang melanjutkan dan menyampaikan nilai-nilai kebaikan pada suatu kaum, sebagai generasi pengganti yang menggantikan kaum yang sudah rusak moral dan perilakunya, dan juga sebagai generasi pembaharu yang memperbaiki dan memperbaharui kerusakan dan penyimpangan negatif yang ada pada suatu kaum. Peran ini senantiasa harus terus terjaga dan terpartri didalam dada mahasiswa Indonesia baik yang ada didalam negeri maupun mahasiswa yang sedang belajar diluar negeri. Apabila peran ini bisa dijadikan sebagai sebuah pegangan bagi seluruh mahasiswa Indonesia, “ruh perubahan” itu tetap akan bisa terus bersemayam dalam diri seluruh mahasiswa Indonesia.
Mahasiswa selalu melahirkan pemikiran yang kritis, demokratis dan konstruktif, sebagai mahasiswa mungkin kita bertanya-tanya, sebenarnya apa fungsi mahasiswa, mahasiswa merupakan kaum akademis yang memiliki tiga fungsi utama. Pertama, mahasiswa sebagai penyampai kebenaran atau agent of social control. Kedua, mahasiswa sebagai agent of change atau agen perubahan. Ketiga, mahasiswa sebagai generasi penerus masa depan atau iron stock. Mahasiwa tidak hanya menyandang sebagai kaum akademis tetapi juga sebagai kaum yang memikul tanggung jawab lebih yaitu tanggung jawab untuk memikirkan dan mengembangkan tujuan bangsa. Tetapi untuk memerankannya kita sebagai mahasiswa tidak harus bertindak seperti kaum yang tidak punya intelektual seperti demo, membuat kerusuhan, bentrok dan lain sebagainya. Justru dengan tindakan seperti itu masyarakat justru tidak akan berempati terhadap kita, karena mereka menganggap bahwa mahasiswa sekarang kebanyakan hanya membuat kerusuhan, mereka mempunyai pemikiran tersebut karena sering melihat di televisi tentang pemberitaan tersebut. Padahal sebenarnya mahasiswa hanya ingin menyampaikan aspirasi mereka dan menyerukan pendapat-pendapat mereka, tetapi hanya saja caranya salah. Sehingga sebagai kaum akademis tidak sepantasnya melakukan tindakan tersebut karena itu sama halnya dengan mencoreng muka kita sendiri.

Sumber :
Prihatmawan, Wisnu. 2011. Peranan Mahasiswa dalam Kehidupan, dalam http://nenu666.blogspot.com/2011/12/peranan-mahasiswa-dalam-kehidupan.html. Diunduh Kamis, 25 September 2014
Ramadhan, Zulfikar. 2012. Tugas Esai Peran Dan Tanggung Jawab Mahasiswa Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara, dalam http://id.scribd.com/doc/76901857/Tugas-Esai-Peran-Dan Tanggung-Jawab Mahasiswa-Dalam-Kehidupan-Berbangsa-Dan-Bernegara. diunduh Kamis, 25 September 2014



No comments:

Post a Comment