Dalam dunia pendidikan, sikap disiplin dan tanggung jawab sangat diperlukan. Terutama dalam diri pelajar, khususnya mahasiswa. Disiplin dan tanggung jawab merupakan salah satu kunci untuk membentuk mahasiswa menjadi lebih berkualitas dan menjadi kunci sukses di masa depan. Menurut Gerakan Disiplin Nasional (GDN 1996:29-30) menyatakan “disiplin adalah alat untuk menciptakan perilaku dan tata tertib manusia sebagai pribadi maupun sebagai kelompok masyarakat. Disiplin disini berarti hukuman atau sanksi yang berbobot mengatur dan mengendalikan perilaku”. Sedangkan menurut Rachman (1999:168) menyatakan Disiplin sebagai upaya mengendalikan diri dan sikap mental individu atau masyarakat dalam mengembangkan kepatuhan dan ketaatan terhadap peraturan dan tata tertib berdasarkan dorongan dan kesadaran yang muncul dari dalam hatinya. Dengan demikian, dapat diartikan bahwa disiplin merupakan suatu hal untuk mengatur manusia melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang diharapkan lingkungan supaya segala sesuatunya berjalan secara teratur.
Sedangkan pengertian tanggung jawab menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah “keadaan wajib menaggung segala sesuatunya”. Sering kita jumpai orang berilmu tinggi tetapi tidak mampu berbuat banyak dengan ilmunya, karena kurang disiplin. Sebaliknya, banyak orang yang tingkat ilmunya biasa-biasa saja tetapi justru mencapai kesuksesan luar biasa, karena sangat disiplin dalam hidupnya. Tidak ada lembaga pendidikan yang tidak mengajarkan disiplin kepada anak didiknya. Semua pasti sepakat, rencana sehebat apapun akan gagal di tengah jalan ketika tidak ditunjang dengan disiplin. Maka dari itu, disiplin sudah menjadi sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh orang-orang yang ingin sukses. Dengan disiplin, orang akan dapat mengatur segala sesuatunya sesuai dengan target atau renananya. Tanpa disiplin dan ketepatan waktu, bisa terjadi tugas terbengkalai satu per satu, dan pada akhirnya tidak ada yang terselesaikan.
Begitupula dengan tanggung jawab. Disiplin tanpa didampingi dengan rasa tanggung jawab juga akan membuat segala sesuatunya berjalan kurang lancar. Karena seperti dijelaskan diatas, tanggung jawab adalah sikap yang menanggung segala sesuatunya. Jika kita bisa menyelesaikan apa yang ditanggungkan kepada kita, pasti orang lain akan memberikan tanggung jawab lagi bahkan lebih besar dari tanggungan yang sebelumnya. Hal inilah yang menjadikan kita berkembang menjadi pribadi yang memiliki tanggung jawab lebih besar lagi, dan pastinya apresiasi lebih besar juga dari lingkungan. Disiplin yang dilakukan secara seimbang antara urusan ibadah dan kerja, akhirat dan dunia, itulah yang akan mengantarkan kaum beriman kepada kesuksesan.
Sumber: Husnaini, M. 2013. Pentingnya Disiplin, dalam http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/13/09/04/mskuuv-pentingnya-disiplin (Diunduh: Kamis, 25 September 2014)
Andrian, Bagus Arif. 2011. Manusia dan Tanggung Jawab, dalam http://baguspemudaindonesia.blogdetik.com/2011/04/20/manusia-dan-tanggung-jawab/ (Diunduh: Kamis, 25 September 2014)
Tomyli, Suratman K. 2011. Disiplin Belajar Mahasiswa, dalam http://suratman-manajemenpendidikan.blogspot.com/2011/11/makalah-disiplin-belajar-mahasiswa.html (Diunduh: Kamis, 25 September 2014)
No comments:
Post a Comment