Masalah Transportasi Publik di Indonesia
Transportasi publik adalah sebuah elemen yang sangat vital kalau kita ingin bicara menyelesaikan masalah kemacetan di Jakarta. Secara umum di Indonesia, kita belum memiliki moda transportasi yang mudah, aman, dan nyaman digunakan untuk berpindah dari satu titik ke titik lain. Untuk itu, tidak heran tingkat pertumbuhan kendaraan pribadi melonjak terus dari tahun ke tahun.
Ketika isu subsidi BBM mau dikurangi, pertanyaan terbesarnya adalah akan disuruh naik apa nih orang-orang yang selama ini kebutuhan transportasinya bergantung pada transportasi pribadi? Angkot atau metromini bentuknya tidak ada yang layak dan tidak aman, kereta armadanya minim sehingga sumpek dan sering ada gangguan, bahkan menggunakan trans jakarta pun jadi serem sekarang karena kemarin ada yang kebakaran. Jadi menurut saya pembangunan transportasi publik yang baik adalah hal yang sudah seharusnya dilakukan dari berpuluh-puluh tahun yang lalu, sebelum Jakarta keburu penuh kayak sekarang.
Saya sendiri termasuk pengguna kendaraan pribadi, itu karena tidak ada transportasi publik yang menurut saya mudah, aman, dan nyaman. Kalau saya disuruh pindah ke singapore atau korea, saya mana mau capek-capek nyetir kalau kita bisa dengan mudah bepergian menggunakan bis yang bersih, kereta yang nyaman, dan MRT yang tepat waktu. Jadi memang revolusi transportasi di Indonesia haruslah digalakan dengan sangat serius. Subsidi BBM boleh saja kalau mau dicabut, asalkan uangnya digunakan untuk membangun moda transportasi publik yang bagus secara besar-besaraN
Pagi tadi saya mendengar di radio kalau di Bandung Raya akan segera dibangun mono rail (utk jangka waktu 25 tahun). Lalu kemarin saya lewat di daerah fatmawati hingga sudirman, terlihat proyek MRT di kota jakarta sudah mulai digarap. Memang hitungannya terlambat, tapi harus ada yang segera memulai. Beruntung sekarang orang baik sudah bisa jadi pemimpin di negeri ini sehingga bisa membuat kebijakan yang memang membantu rakyatnya.
Keberadaan transportasi publik yang mudah, aman, dan nyaman itu sangat penting tidak hanya untuk mengurai kemacetan, tapi juga bisa untuk mengurangi konsumsi BBM, bisa untuk meningkatkan efisiensi beraktivitas, bisa untuk menarik wisatawan lebih banyak, bisa untuk menghidupkan daerah-daerah yang belum merata pertumbuhannya, bisa untuk meningkatkan happiness index, dan banyak lagi lainnya. Jadi pemerintah ini sekarang harus banget memperhatinkan transportasi publik dengan lebih serius lagi.
Daftar Pustaka : Ardisasmita, Adam.2014,Masalah Transportasi Publik di Indonesia, dalam http://ardisaz.com, diunduh 07 oktober 2014
Kritik
Indonesia yang memiliki kota – kota metropolisan seharusnya memilik pelayanan transportasi yang layak. Pemerintah harusnya perhatiaan kepada kondisi transportasi umum di Indonesia, seharusnya pemerintah memberikan pelatihan khusus untuk mereka para penggendara transportasi umum. Transportasi di Indonesia identik dengan ugal – ugalan, perampokan, kecelakan, dan kotor. Para calon penumpang takut untuk mengambil risiko tersebut karena sopir – sopir di Indonesia tidak memikirkan kepuasan pelanggan namun mereka memikirkan kepuasan dirinya sendiri kalau bisa mereka harus mendapatkan penumpang sebanyak – banyaknya tanpa memikirkan risiko.
Ibukota Indonesia sendiri Jakarta harusnya susah memiliki transportasi yan layak sehingga kita tidak harus malu jika orang asing berkunjung ke negara kita. Jika para supir diberikan bekal tentang menjaga transportasi yang baik dan layak huni karena jika para supir pandai mengendarai dan pandai merawat kendaraan maka para penumpangpun rebutan untuk menaiki transportasi umum tersebut.
Indonesia harus belajar denngan negara – negara tetangga mengenai transportasi kotanya seperti Singapore yang memiliki MRT yang layak huni dan juga tepat waktu jadi kita dapat mengetahui dengan benar kapan kedatangan MRT selanjutnya dan masih banyak lagi yang harus kita terapkan di Indonesia. Masyarakat Indonesia akan lebih suka menggunakan transportasi umum nantinya jika transportasi di Indonesia telah layak, aman dan bersih karena menggunakan transportasi umum bisa mengurangi kemacetan, polusi udara, dll. Kita sebagai calon planner sudah seharusnya memikirkan solusi, ide terbaik untuk kemajuan bangsa yang lebih baik.
No comments:
Post a Comment